Ketika tiba muslim liburan, para pemuda Islam terbagi menjadi 3 golongan:
Mereka tidak menyadari bahwa Allah akan meminta pertanggungjawaba darinya atas tiap menit yang ia habis dalam hidupnya.
Dia adalah pemuda yg menjadikan liburan utk melampisakan ambisi nafsunya, melakukan berbagai pelanggaran dan menambah keburukan. Dia sama sekali lupa akan pengawasan Allah.
Bila kau menyendiri dengan tindakan dosamu dalam kegelapan
karena hawa nafsu mendorongmu melakukan pelanggaran,
maka malulah kamu kpda pengawasan Tuhan
Katakanlah kapada hawa nafsumu:
"Sesungguhnya Tuhan yg menciptakan kegelapan melihatmu!"
Seperti yang sisebutkan dalam firman-Nya:
"Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan,dan kebun-kebun serta tempat-tempat yang indah-indah dan kesenangan-kesenangan yang mereka menikmatinya, demikianlah. Dan Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain." (QS. Ad-Dukhaan:25-28)
Pemuda dari golongan ini selalu menunggu-nunggu masa liburan dengan penuh entusias untuk memuaskan kesenangannya. adapun mengenai sholat lima waktu, tlah mereka sia-siakan, Al-Qur'an telah ditinggalkannya, dzikir tidak lagi dikenalnya dan masjid tdk prnh didatanginya.
2. Golongan yg bersikap pertengahan
Pemuda golongan ini tidak memanfaatkan wkt liburannya utk mendurhakai Allah, mreka memanfaatkan wkt liburannya utk hal-hal yg diperbolehkan seraya menunaikan hal-hal yg difardhukan dan menjauhi hal-hal yg diharamkan.
Akan tetapi, mreka menggunakna wktnya utk tidur-tiduran, bila tidak tidur, mreka sbuk dg rekreasi.
Mengapa mreka tdk menghabiskan wkt liburnya utk hal-hal yg berguna? sperti mebaca buku, tadarus Al-Qur'an?
Sebagian ilmunya mngatakan bhwa barang siapa yg tdur dlm 8 jam stiap 24 jamnya, brarti dia tlah menghabiskan usianya yg 60 th utk tidur slama 20 th..mengapa tidak kita manfaatkan umur kita yg pndek itu??
3. Golongan yg mempelopori kebaikan
Mereka adlah pemuda Islam, pembimbing tauhid dan penyuluh ajaran Rasulullah SAW. Mreka mengetahui kelak mreka akan berdiri dihadapan Tuhannya utk dimintai pertanggungjawaban. Mreka tau bhwa usia yg hny 60 th mrupakan ladang bagi kehidupan akhirat nanti.
وَحِيلَ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ مَا يَشْتَهُونَ كَمَا فُعِلَ بِأَشْيَاعِهِمْ مِنْ قَبْلُ إِنَّهُمْ كَانُوا فِي شَكٍّ مُرِيبٍ
(QS. Saba':54)
"Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka ingini sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang serupa dengan mereka pada masa dahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam."
Pemuda pelopor kebaikan ini menjadikan kitabullah sbg pegangan dan temannya, pelera duka dan penghibur hatinya. Sholat lima waktu tdk prnh tertinggal olehnya dan mreka tdk prnh trlambat dalam takbiratul ihram berjama'ahnya.
Mereka adlh pemuda yg haus akan ilmu pengetahuan lagi penuh dg semangat yg menyala-nyala dl memecahkan berbagai permasalahannya dan gemar melakukan penelitian. Mereka slalu memanfaatkan wktnya untuk hal-hal yg berguna lagi tdk pernah terlambat menghadiri pengajaran-pengajaran yg mengandung hidayah, kebaikan, dan ceramah-ceramah keilmuan dan keimanan.
Pelajaran mreka adlah dakwah dan pertemuan-pertemuan mreka penuh dg semangant yg menggugah dan membangkitkan dan gerakan grakan mreka adalah ketaatan. Mereka dalah pelopor meraih kebaikan. Seperti dalam Al-Qur'an diterangkan:
ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ
"Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar." (QS. Faathir:32)
Wahai para pemuda Islam, wahai generasi Muhammad SAW, wahai para penjaga negeri Islam, Wahai orang-orang yg telah menghancurkan bapak moyang mreka pendiri berhala, kalian divalonkan untuk kembali ke jalan Allah, kalian dicalonkan untuk memimpin manusia, dan kalian dicalonkan menjadi pemimpin-pemimpin manusia.
Maka, tiada yg memimpin manusia kecuali kalian. Tiada yg memberi hidayah dan petunjuk kpda kebaikan kecuali kalian. Tiada orang yg mengrahkan mreka kpda agama Islam kecuali kalian.
Ya Allah, kembalikan kami kepada Engkau dengan pengembalian yg baik, hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami dan perbaikilah hati kami. Keluarkanlah kami dari kegelapan menuju cahaya yg terang dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang menuntun manusia ke surga yang luasnya bumi dan langit.
Jangan Engkau biarkan generasi pemuda Islam jauh jalanmu, Ya Allah.
Ampuni mereka dan bimbinglah mereka untuk menjadi generasi yang shalih dan shalihah..Amiinn..
(Diambil dr Buku "Cambuk Hati")
- golongan yg menganiaya dirinya sendiri
- golongan yg bersikap pertengahan
- golongan yg mempelopori kebaikan
- Golongan yg menganiaya dirinya sendiri
Mereka tidak menyadari bahwa Allah akan meminta pertanggungjawaba darinya atas tiap menit yang ia habis dalam hidupnya.
Dia adalah pemuda yg menjadikan liburan utk melampisakan ambisi nafsunya, melakukan berbagai pelanggaran dan menambah keburukan. Dia sama sekali lupa akan pengawasan Allah.
Bila kau menyendiri dengan tindakan dosamu dalam kegelapan
karena hawa nafsu mendorongmu melakukan pelanggaran,
maka malulah kamu kpda pengawasan Tuhan
Katakanlah kapada hawa nafsumu:
"Sesungguhnya Tuhan yg menciptakan kegelapan melihatmu!"
Seperti yang sisebutkan dalam firman-Nya:
"Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan,dan kebun-kebun serta tempat-tempat yang indah-indah dan kesenangan-kesenangan yang mereka menikmatinya, demikianlah. Dan Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain." (QS. Ad-Dukhaan:25-28)
Pemuda dari golongan ini selalu menunggu-nunggu masa liburan dengan penuh entusias untuk memuaskan kesenangannya. adapun mengenai sholat lima waktu, tlah mereka sia-siakan, Al-Qur'an telah ditinggalkannya, dzikir tidak lagi dikenalnya dan masjid tdk prnh didatanginya.
2. Golongan yg bersikap pertengahan
Pemuda golongan ini tidak memanfaatkan wkt liburannya utk mendurhakai Allah, mreka memanfaatkan wkt liburannya utk hal-hal yg diperbolehkan seraya menunaikan hal-hal yg difardhukan dan menjauhi hal-hal yg diharamkan.
Akan tetapi, mreka menggunakna wktnya utk tidur-tiduran, bila tidak tidur, mreka sbuk dg rekreasi.
Mengapa mreka tdk menghabiskan wkt liburnya utk hal-hal yg berguna? sperti mebaca buku, tadarus Al-Qur'an?
Sebagian ilmunya mngatakan bhwa barang siapa yg tdur dlm 8 jam stiap 24 jamnya, brarti dia tlah menghabiskan usianya yg 60 th utk tidur slama 20 th..mengapa tidak kita manfaatkan umur kita yg pndek itu??
3. Golongan yg mempelopori kebaikan
Mereka adlah pemuda Islam, pembimbing tauhid dan penyuluh ajaran Rasulullah SAW. Mreka mengetahui kelak mreka akan berdiri dihadapan Tuhannya utk dimintai pertanggungjawaban. Mreka tau bhwa usia yg hny 60 th mrupakan ladang bagi kehidupan akhirat nanti.
وَحِيلَ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ مَا يَشْتَهُونَ كَمَا فُعِلَ بِأَشْيَاعِهِمْ مِنْ قَبْلُ إِنَّهُمْ كَانُوا فِي شَكٍّ مُرِيبٍ
(QS. Saba':54)
"Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka ingini sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang serupa dengan mereka pada masa dahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam."
Pemuda pelopor kebaikan ini menjadikan kitabullah sbg pegangan dan temannya, pelera duka dan penghibur hatinya. Sholat lima waktu tdk prnh tertinggal olehnya dan mreka tdk prnh trlambat dalam takbiratul ihram berjama'ahnya.
Mereka adlh pemuda yg haus akan ilmu pengetahuan lagi penuh dg semangat yg menyala-nyala dl memecahkan berbagai permasalahannya dan gemar melakukan penelitian. Mereka slalu memanfaatkan wktnya untuk hal-hal yg berguna lagi tdk pernah terlambat menghadiri pengajaran-pengajaran yg mengandung hidayah, kebaikan, dan ceramah-ceramah keilmuan dan keimanan.
Pelajaran mreka adlah dakwah dan pertemuan-pertemuan mreka penuh dg semangant yg menggugah dan membangkitkan dan gerakan grakan mreka adalah ketaatan. Mereka dalah pelopor meraih kebaikan. Seperti dalam Al-Qur'an diterangkan:
ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ
"Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar." (QS. Faathir:32)
Wahai para pemuda Islam, wahai generasi Muhammad SAW, wahai para penjaga negeri Islam, Wahai orang-orang yg telah menghancurkan bapak moyang mreka pendiri berhala, kalian divalonkan untuk kembali ke jalan Allah, kalian dicalonkan untuk memimpin manusia, dan kalian dicalonkan menjadi pemimpin-pemimpin manusia.
Maka, tiada yg memimpin manusia kecuali kalian. Tiada yg memberi hidayah dan petunjuk kpda kebaikan kecuali kalian. Tiada orang yg mengrahkan mreka kpda agama Islam kecuali kalian.
Ya Allah, kembalikan kami kepada Engkau dengan pengembalian yg baik, hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami dan perbaikilah hati kami. Keluarkanlah kami dari kegelapan menuju cahaya yg terang dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang menuntun manusia ke surga yang luasnya bumi dan langit.
Jangan Engkau biarkan generasi pemuda Islam jauh jalanmu, Ya Allah.
Ampuni mereka dan bimbinglah mereka untuk menjadi generasi yang shalih dan shalihah..Amiinn..
(Diambil dr Buku "Cambuk Hati")

Tidak ada komentar:
Posting Komentar